Kebijakan Fiskal dan Moneter: Dampaknya pada Anggaran SDM
Sinopsis
Bab ini menganalisis pengaruh kebijakan makroekonomi pemerintah, khususnya kebijakan fiskal (perpajakan dan belanja pemerintah) dan kebijakan moneter (suku bunga dan kontrol likuiditas), terhadap keputusan strategis departemen Sumber Daya Manusia (SDM) serta kesejahteraan finansial karyawan. Pembahasan diawali dengan analisis mekanisme Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh 21) di Indonesia berdasarkan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). Simulasi numerik dalam bab ini menunjukkan bagaimana perubahan tarif pajak dan ambang batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) memengaruhi upah bersih (take-home pay) karyawan. Selanjutnya, bab ini membahas dampak perubahan suku bunga Bank Indonesia terhadap instrumen kompensasi jangka panjang, seperti dana pensiun dan investasi pesangon, dengan menggunakan kerangka teoretis transmisi kebijakan moneter melalui pasar finansial. Bab ini juga menyajikan bukti matematis mengenai pengaruh fluktuasi suku bunga terhadap tingkat diskonto (discount rate) untuk liabilitas pensiun dan pesangon. Terakhir, bab ini mengeksplorasi peran strategis SDM sebagai manajer krisis (crisis manager) dalam menghadapi guncangan ekonomi (economic shocks), dengan memadukan literatur manajemen krisis dan studi kasus dari krisis finansial 2008 serta pandemi COVID-19.