Kebijakan Fiskal dan Moneter: Dampaknya pada Anggaran SDM

Penulis

Wilfridus Amleni
Universitas Timor
https://orcid.org/0009-0002-5237-9166

Sinopsis

Bab ini menganalisis pengaruh kebijakan makroekonomi pemerintah, khususnya kebijakan fiskal (perpajakan dan belanja pemerintah) dan kebijakan moneter (suku bunga dan kontrol likuiditas), terhadap keputusan strategis departemen Sumber Daya Manusia (SDM) serta kesejahteraan finansial karyawan. Pembahasan diawali dengan analisis mekanisme Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh 21) di Indonesia berdasarkan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). Simulasi numerik dalam bab ini menunjukkan bagaimana perubahan tarif pajak dan ambang batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) memengaruhi upah bersih (take-home pay) karyawan. Selanjutnya, bab ini membahas dampak perubahan suku bunga Bank Indonesia terhadap instrumen kompensasi jangka panjang, seperti dana pensiun dan investasi pesangon, dengan menggunakan kerangka teoretis transmisi kebijakan moneter melalui pasar finansial. Bab ini juga menyajikan bukti matematis mengenai pengaruh fluktuasi suku bunga terhadap tingkat diskonto (discount rate) untuk liabilitas pensiun dan pesangon. Terakhir, bab ini mengeksplorasi peran strategis SDM sebagai manajer krisis (crisis manager) dalam menghadapi guncangan ekonomi (economic shocks), dengan memadukan literatur manajemen krisis dan studi kasus dari krisis finansial 2008 serta pandemi COVID-19.

Biografi Penulis

Wilfridus Amleni, Universitas Timor

Merupakan dosen di Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Timor (UNIMOR). Fokus risetnya meliputi manajemen sumber daya manusia, keuangan daerah, serta ekonomi perbatasan.

Diterbitkan

April 6, 2026

Lisensi

Lisensi

Cara Mengutip

Kebijakan Fiskal dan Moneter: Dampaknya pada Anggaran SDM. (2026). In Ekonomi Makro untuk Manajer SDM: Mengelola Talenta dalam Dinamika Pasar (pp. 258-277). Literati Global Network. https://doi.org/10.66452/702809