Kurva Phillips: Inflasi dan Pengangguran
Sinopsis
Bab ini membahas salah satu hubungan fundamental dalam makroekonomi, yaitu trade-off antara inflasi dan pengangguran yang dikenal sebagai Kurva Phillips. Bab ini menganalisis penemuan empiris awal oleh A. W. Phillips (1958) mengenai hubungan negatif antara pertumbuhan upah dan pengangguran di Inggris periode 1861–1957, serta evolusi konsep tersebut menjadi trade-off inflasi-pengangguran dalam kebijakan makroekonomi modern. Pembahasan dilanjutkan dengan dilema kebijakan yang dihadapi pembuat kebijakan, yaitu pilihan antara mengejar full employment dengan risiko inflasi tinggi atau menjaga stabilitas harga dengan risiko pengangguran tinggi. Dengan menggunakan kerangka Milton Friedman (1968) tentang natural rate of unemployment dan konsep Kurva Phillips jangka panjang yang vertikal, bab ini menunjukkan bahwa trade-off inflasi-pengangguran hanya bersifat sementara. Selanjutnya, bab ini mengeksplorasi peran ekspektasi inflasi dalam menentukan dinamika upah berdasarkan karya Edmund Phelps (1967) tentang ekspektasi adaptif dalam penetapan upah. Pada bagian akhir, bab ini menghubungkan konsep makroekonomi tersebut dengan praktik manajemen sumber daya manusia dalam mengelola ekspektasi kenaikan gaji tahunan karyawan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa manajemen ekspektasi yang baik dapat mengurangi tekanan inflasi upah tanpa mengorbankan kepuasan karyawan. Bab ini menyajikan tiga elemen visual, yaitu grafik Kurva Phillips asli Phillips (1958), diagram Kurva Phillips jangka pendek versus jangka panjang, serta tabel strategi komunikasi manajemen SDM dalam mengelola ekspektasi gaji.