Inflasi dan Daya Beli Karyawan
Sinopsis
Bab ini membahas pengaruh inflasi terhadap kesejahteraan karyawan dalam perspektif makroekonomi. Pembahasan dimulai dengan analisis Indeks Harga Konsumen (IHK) dan inflasi inti berdasarkan metodologi Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, yang menggunakan konsep “keranjang belanja” representatif untuk menggambarkan dinamika perubahan harga barang dan jasa yang dikonsumsi rumah tangga sehari-hari. Pembahasan kemudian berlanjut pada perbedaan fundamental antara upah nominal dan upah riil dengan mengacu pada kerangka pemikiran Irving Fisher (1930) tentang nilai riil versus nilai nominal. Selanjutnya, bab ini mengeksplorasi fenomena money illusion atau ilusi uang berdasarkan karya Shafir, Diamond, dan Tversky (1997), yang menunjukkan kecenderungan manusia berpikir dalam istilah nominal daripada riil, sehingga menciptakan bias sistematis dalam negosiasi gaji dan pengambilan keputusan ekonomi. Di bagian akhir, bab ini memaparkan strategi merancang struktur gaji yang tahan inflasi melalui mekanisme Cost of Living Adjustment (COLA) berdasarkan literatur kompensasi strategis dari Milkovich dan Newman. Bab ini dilengkapi dengan tiga elemen visual: tabel komposisi keranjang IHK Indonesia, diagram perbandingan upah nominal versus upah riil dalam periode inflasi tinggi, dan tabel contoh implementasi COLA di perusahaan multinasional.